CATATAN PERJALANAN UMROH PERTAMAKU


           
CATATAN  PERJALANAN  UMROHKU 


Hari itu tepatnya tanggal 14 febuari 2018 aku melakukan perjalanan umrohku yang pertama kalinya.
Tak banyak persiapan..karena kali ini aku berangkat bersama ibu dan kakakku.
Hanya perlengkapan untuk ibadah dan  sedikit obat obatan yang aku bawa.selama disana.
Doa, niat dan semangat saja yang aku persiapkan.

Intinya semoga saja perjalananku kali ini bisa menjadi pengalaman berharga yang tak akan aku lupakan seumur hidupku. Perjalanan kami berlangsung sekitar 9 jam lamanya.Berangkat dari bandara Soekarno Hatta pada pukul 12 siang, dan sampai di bandara King Abdul Aziz sekitar jam 6 sore waktu setempat. Allhamdullilah perjalanan kami lancar dan aman .Sesampai di bandara kami rombongan dari Indonesia, khususnya dari travel perjalanan kami melakukan cek dan ricek dengan petugas imigrasi disana. Kami antri satu persatu dengan tertib, rasa lelah tidak begitu terasa , karena udara disana kebetulan sejuk, mungkin sedang masuk musim dingin atau tidak , aku kurang tau ya.

Oh ya sebelum aku menulis lebih jauh sebaiknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, sebelum berangkat ke  tanah suci seperti yang aku tulis di bawah ini.

Perlengkapan yang sebaiknya dibawa :

*Baju salin sekitar 6 sampai 8 ( gamis ) / jilbab panjang
*Obat-obatan
*Perlengkapan solat
*Sunblock / Lip Balm, boleh dipakai sesudah semua rukun umroh selesai dikerjakan
*Perlengkapan mandi ( hotel menyediakan ) buat persiapan
*Jaket atau baju agak tebal, kalau berangkat pas musim dingin
*Kaca mata anti uv dan juga sebagai pelindung debu

Lokasi hotel tempat kami menginap adalah hotel Hilton. Lokasinya sangat strategis karena tepat disebrang Masjidil Harram. Allhamdullilah aku senang sekali.Petugas hotel menyambut kami dengan sangat ramah, dan kami dipersilahkan untuk segera menikmati santap malam. Tidak banyak waktu buat bersantai-santai, karena niatnya memang buat beribadah. Setelah santap malam, bergegas kami menuju kamar hotel untuk persiapan melaksanakan thawaf, itu berlansung pada pukul 12 malam waktu setempat, dan untuk pertama kali  aku menangis dan terharu, entah perasaan apa aku tidak mengerti, hanya air mata mengalir melihat tanah suci untuk pertama kalinya, seakan aku cuma sebutir debu dipadang pasir.


Pelaksanaan ibadah berlanjut meskipun badan sudah sangat letih karena kami belum sempat beristirahat selama dari perjalanan , namun kuniatkan untuk dapat menyelesaikan ibadahku selama disana. Padatnya manusia dari berbagai penjuru dunia begitu terasa ketika aku dan kakakku mencoba mendekati kakbah dan menyentuhnya,disitu aku berdesak-desakan, sambil berpegang erat dengan kakakku , karena badan kami yang kecil kalah dengan orang-orang dari luar.Bersyukur kami bisa menyentuh kakbah dan solat di depannya, hanya isak tangis yang tidak bisa kubendung, kami diberi kemudahan untuk beribadah di sana, rasanya gak percaya saja lo.


Pelaksanaan thawaf selesai, kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan sai sebagai rukun umroh yang selanjutnya.
Mungkin buat orang lain umroh adalah hal biasa yang sering mereka lakukan,tapi bagiku ini adalah perjalanan spiritualku untuk yang pertama kalinya.
Aku harus memaksimalkan apa yang akan aku lakukan selama disana.Setelah selesai melaksanakan sai,terakhir melakukan tahallul alias mencukur rambut, terutama bapak-bapaknya, sedang ibu-ibu hanya syarat saja dengan menggunting sedikit rambut.  Syukur kegiatan ibadah berjalan dengan lancar dan kami bisa kembali ke hotel untuk beristirahat sejenak, karena jam sudah menunjukkan pukul 3 subuh waktu setempat. Istirahat  kami hanya sekitar 2 jam saja, karena sebentar lagi akan melaksanakan solat subuh berjamaah.

Jabal Rahmah

Untungnya yayasan tempat aku berangkat umroh ,banyak pendamping dan ustad pembimbing yang sangat ramah  dan  membantu para jamaah dengan sangat baik ..
Selama beribadah kami banyak mendapat suntikan rohani dan bimbingan. Biasanya setelah selesai melaksanakan kegiatan ibadah di masjid dan selesai makan malam, kegiatan rohani baru dilaksanakan.Para jamaah biasanya menempati salah satu ruang di hotel untik mendengarkan ceramah. Ceramah yang diberikan juga menyenangkan karena dilakukan dengan cara-cara yang tidak membuat  bosan jemaahnya, selalu diselingi dengan cerita tentang kisah Rasullullah yang indah dan sederhana yang membuat kami merasa sejuk mendengarnya.

Tak hanya melulu ibadah dan safari perjalanan,selama disana aku banyak mengenal kebiasaan dari berbagai negara ,entah itu hanya sekedar minta tolong ambilkan foto dengan bahasa seadanya,dapat kurma ataupun roti yang di beri oleh warga setempat semuanya terasa seperti di rumah sendiri.
Selama perjalanan dari Mekah menuju Madinah aku tidak berhenti mengagumi keindahan alam, meskipun hanya disuguhi pemandangan berupa hamparan padang pasir dan bebatuan, namun tidak mengubah rasa kagumku atas kebesaranNya. Coba bayangkan betapa sulitnya perjalanan Rasull dari Mekah ke Madinah pada saat itu. Sedangkan untuk saat ini saja ditempuh dalam waktu 6 jam. Subhanallah. Kok aku sedih ya membayangkannya betapa taat Beliau dan susahnya melakukan perjalanan pada saat itu.


Pada saat di  Madinah kami melakukan tour pendek  mengelilingi lokasi di sekitar Masjid Nabawi
Disitu terdapat makam Rasulllullah, dan untuk masuk kesana lokasinya ada didalam masjid.
Semua doa aku panjatkan sebisa dan sebanyak yang aku lakukan,apalagi ketika kami ke makam nabi Muhammad SAW yaitu Arraudoh  ,bagaikan mimpi bisa bersujud dan solat di sana,padahal untuk dapat beribadah disuasana yang demikian ramai dan heboh rasanya sulit sekali.

Kami berdesakan dengan teman -teman dari negara lain yang badannya saja besar dan tinggi.Tapi untung saja kami didampingi oleh para pendamping yaitu mahasiswi yang sedang belajar disana ,sehingga kegiatan kami dapat berjalan dengan baik. Untuk memasuki lokasi makam Rasull, kita bergantian waktunya dengan pengunjung lain. Biasanya ada petugas di sana yang mengatur, jadi gak bisa seenaknya keluar masuk, karena dijaga sangat ketat .dan barang bawaan kita juga selalu diperiksa oleh mereka.Selama menunggu giliran kami di wanti-wanti oleh embak pembimbing untuk mematuhi aturan, supaya semua lancar dan aman, soalnya mau masuk kesana seperti mau masuk ke dalam tumpukan jerami saja karena begitu susahnya. Tapi bersyukur kami bisa melaksanakan ibadah dengan kusyu walaupun suasannya heboh. Maklumlah banyaknya jemaah yang ingin melakukan kegiatan yang sama. Kalau rombongan wanita dilaksanakannya pada malam hari pada pukul 9 malam sesudah solat isa, sedang bapak-bapaknya pada siang hari.

Perjalanan ibadah akhirnya sudah semuanya kami laksanakan. Alhamdullilah semua berjalan dengan lancar dan tertib, Mudah-mudahan sepulangnya ketanah air , kami bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya..Amiin.

Rasa syukur tak lupa aku panjatkan , karena aku tidak pernah membayangkan akan pergi ketanah suci bersama ibu dan kakakku.
Mudah-mudahan suatu saat aku bisa kembali lagi ketanah suci bersama suami dan anakku, semoga.
Dan perjalanan umrohku yang pertama ini bisa memotivasiku lebih baik lagi dalam bertutur dan bertindak.Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagiku dan tidak akan pernah aku lupakan
.

Ucap syukur kupanjatkan kepada Allah SWT yang mempermudah perjalanan dan ibadahku selama disana dan tak lupa kuucapkan terima kasih buat kakakku yang telah mengajakku untuk beribadah umroh , semoga Allah SWT membalas semua amal ibadahmu ..Amin YRA.

2 Responses to " CATATAN PERJALANAN UMROH PERTAMAKU"

  1. jangan kan mbak yang menangis, saya membaca ini aja juga tutur merinding. saya ingin juga umroh, pasti akan sangat membuat saya sadar akan kehidupan di dunia ini rasanya tidak 0erlu dikejar, saat umroh yang ada hanyalah Allah saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul bgt mas.. Inget dosa dosa ya.. Mudah2an di kabulin doanya. Amiin YRA

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel