29 Maret 2019

7 KATA DAN TINDAKAN INI CUKUP EFEKTIF BUAT NENANGIN SESEORANG

Maret 2019

7 KATA DAN TINDAKAN INI CUKUP EFEKTIF BUAT NENANGIN SESEORANG


Tujuh kata dan tindakan dibawah ini cukup efektif banget buat nenangin terutama bagi kalian yang sedang mengalami masalah, seperti marah, sedih, kecewa, rindu dan sebagainya. Apalagi bagi kalian yang sudah dan sedang menjalin hubungan, entah itu hubungan jarak dekat ataupun ldr.

Relationship
pribadi
Nggak berlebihan sepertinya, saya tuliskan saja kata-kata sederhana tersebut, semoga saja buat yang sedang mengalami beberapa masalah diatas, enggak membuat tambah runyam yah.

1 * Sayang

Kata-kata pertama adalah sayang, terutama buat kalian yang sudah dan sedang menjalin hubungan. Kata ini cukup efektif apabila kalian sedang mengalami yang namanya sedih, kecewa, dan sejenisnya.

Gak bisa dipungkiri, yang namanya hubungan pasti pernah mengalami yang namanya ribut-ribut, entah itu masalah sepele ataupun masalah yang rada berat.

Sepertinya lebay yah, tapi ternyata enggak loh, apalagi buat yang sedang menjalani ldr, pasti tauklah, soalnya hanya para pejuang ldr yang bisa ngerasain betapa susah dan beratnya ngejalanin hubungan seperti ini.

Kata-kata gombal seperti sayang ini efektif banget loh buat nenangin pasangan kalian yang sedang ngalamin rasa kangen dsb, lumayan nentramin hati, gak berlebihan agaknya, cobain aja deh ucapkan kata sayang buat pasangan kalian.
2 * Cinta

Lebay ? Enggak dong, terlebih yang sedang ngalamin ldr, entah itu yang sudah menikah atau masih berpacaran, kata cinta ini cukup powerfull banget, gak beda jauh dengan kata sayang, bakalan bikin pasanganmu termehek-mehek alias meleleh.

Asal enggak lebay aja yah. Sekali-sekali ucapkan kata ini buat pasanganmu supaya hubungan kalian gak hambar, terutama buat yang sudah menikah belasan tahun, biar gak boring, soalnya pernikahan yang sudah berlangsung cukup lama biasanya sudah sedikit berkurang rasa manisnya.

Sudah seperti sahabat saja, biasa saja enggak ada lagi perasaan berdebar-debar seperti awal pernikahan, nah buat ngilangin jenuhnya masa-masa pernikahan , kata cinta sangat ampuh banget loh.

Soalnya pernikahan itu enggak melulu diwarnai dengan permen yang manis, pasti ada rasa seperti permen nano-nano yang manis, asem dan pedas.

Gak melulu diwarnai dengan hepi, pastinya tuntutan tanggung jawab keluarga lebih besar ,kalo sudah gini sering banget timbul ribut-ribut antar pasangan, ngucapin kata cinta buat pasangan dijamin efektif dan nimbulin rasa bahagia dan nenangin banget loh ternyata.

Baca :

Can we still be friends ?
Titik itu bernama jenuh
Tanda si dia bukan milik kamu

3 * Miss You[ kangen ]

Kedengarannya gombal banget dan sok inggris yah...ternyata enggak loh, sekali-sekali ngucapin kata-kata ini ternyata bisa nentramin hati, ngefek banget, apalagi buat kalian yang sedang menjalin ldr, sudah sering saya baca di media, jika hubungan ldr itu membutuhkan hati yang super kuat buat ngejalaninnya.

Rasa kuatir, cemburu, dan rasa tidak percaya terhadap pasangan kerap membuat hubungan ldr menjadi hambar dan sering banget terjadi keributan.

Apalagi buat yang salah satu pasangannya cukup cuek dan super sibuk, duh sudah pasti pasanganmu bakalan terus curiga dan nggak tenang.

Gak ada salahnya sekedar menanyakan kabar melalu pesan singkat ataupun telfon, usahakan disempat-sempatin sesibuk apapun kalian, supaya hubungan nggak tambah jauh, sudah jarang memberi kabar ditambah jarak yang sangat jauh sudah pasti membuat pasanganmu merasa ketar-ketir menanti kabarmu.

Kata-kata miss you atau kangen sangat ngebantu banget loh buat nenangin pasanganmu, bukan buat gaya-gayaan atau lelucon, toh yang namanya perasaan nggak bisa dibohongin, berlaku buat siapa saja, nggak pandang apakah sudah tua atau masih muda, dan itu sesuatu yang normal dan manusiawi banget loh.

Jadi enggak ada salahnya buat ngucapin kata miss you buat pasanganmu biar hatinya tenang terutama buat yang ldr.

4 * Pelukan

Pelukan sangat ngebantu nenangin buat pasangan kalian terutama kaum perempuan, pasti dalam suatu hubungan ada masa-masa susah dan sedih.

Biasanya perempuan suka nggak tahan dan suka terbawa perasaan, emosi lebih dominant karena wajar saja kalau perempuan tuh memang dari sononya sifat dan bawaannya memang begitu, juga disamping bawaan hormon yang ada pada diri mereka.

Dengan pelukan akan memberi rasa aman dan nyaman buat perempuan, soalnya beban seakan menjadi runtuh sebagian dengan adanya pelukan dari pasangan. 

Pelukan seperti memberi energi baru buat perempuan, gak perlu kata-kata romantis ataupun hadiah mewah, dengan pelukan saja sudah cukup rasanya buat nenangin mereka.

Coba deh praktekin cara sederhana ini buat pasanganmu yang sedang mengalami masalah atau bad mood sudah  pasti perasaan pasanganmu akan jauh lebih tenang.

5 * Maaf

Maaf buat sebagian orang adalah hal yang cukup berat diucapkan, apalagi bagi yang memang merasa tidak melakukan kesalahan, kok rasanya ngapain harus ngucapin kata maaf, wong aku enggak salah kok...

Iya kata maaf ternyata cukup berguna dan efektif banget, terutama yang sedang ngalamin ribut-ribut atau masalah lainnya. Maaf anak kepada orang tua, maaf kakak kepada adik, kepada sahabat ataupun orang lain asal dilakukan dengan tulus dan iklas yah.

Kata ini cukup simpel, namun akan sangat bermakna jika diucapkan disaat yang tepat, terutama buat orang-orang terdekat kita.
Jika kita memang pernah berbuat kesalahan rasanya wajar dong untuk meminta maaf, gak perlu malu dan gengsi untuk mengatakannya.

Apalagi buat pasangan, sering adanya kesalah pahaman membuat adanya keributan-keributan kecil yang nggak bisa dihindari, meminta maaf duluan gak ada salahnya looh dilakukan.

Kata sederhana ini ternyata cukup berpengaruh dan ampuh banget loh terutama buat pasangan , selain memberi perasaan lega bagi keduanya ternyata kata maaf akan memberi ketenangan buat pasanganmu, tapi hendaknya kaum perempuan jangan menggunakan kelemahanmu supaya pasanganmu sering-sering meminta maaf yah, padahal mereka sendiri tidak berbuat salah.

6 * Menangis

Menangis tidak selalu konotasi dengan cengeng yah, dengan menangis sebagian beban dirasa sedikit berkurang, walaupun enggak selamanya menangis itu bisa menyelesaikan masalah, tapi minimal dengan menangis perasaan akan lebih tenang.

Gak cuman anak kecil saja yang menangis karena lapar atau karena keinginannya tidak dituruti, orang dewasapun terlebih pasanganmu pun sudah pasti pernah mengalami yang namanya rasa kesal, kecewa dan sebagainya, jika mereka menangis, bukan selalu karena manja atau cengeng loh.

Apalagi buat perempuan yang memang kodrat dari sononya memang lebih menggunakan emosi ketimbang logika, jadi jika sudah tidak tahu harus berbuat apalagi, yah menangis adalah jalan terakhir yang bisa dilakukan.

Entah menangis karena membaca novel, menangis karena menonton film sedih ataupun menangis karena sebab lain, perempuan memang ahlinya.

Dengan menangis mereka bisa mengeluarkan segala unek-unek dan rasa tidak nyamannya, biasanya menangis juga enggak berlangsung lama kok.

Cukup lima sampai sepuluh menit menangis, hati perempuan akan terasa jauh lebih tenang apalagi jika ada pasangan yang bisa menenangkan mereka supaya fikiran mereka kembali bisa jernih.

Pokoknya dengan menangis perasaan akan jauh lebih tenang, beruntung bagi kalian yang punya pasangan yang bisa mendengarkan curhatan dan keluh kesah mereka, soalnya perempuan itu cuma butuh didengar saja kok.


7 * Doa

Yah setegar dan sekuat apapun kita, tidak luput dari kelemahan, dan manusia adalah tempatnya salah dan khilaf, jadi cara terbaik dan paling ampuh adalah dengan berdoa, segala sesuatunya sudah diusahakan sebisa kita, namun semuanya kembali kepada takdir yang menggariskan.

Itu tadi 7 kata dan tindakan yang cukup efektif buat nenangin seseorang
terutama buat pasanganmu entah yang berada dekat maupun yang menjalin hubungan jauh.

Salam santun

27 Maret 2019

PENGALAMAN NORAK PERTAMA BERSAHABAT BULE

27 Maret 2019

PENGALAMAN NORAK PERTAMA 
BERTEMU DAN BERSAHABAT BULE

 Bertemu orang asing
pixabay.com

Hai, pernah punya pengalaman norak seperti saya ? Ngapain sih saya buka aib saya sendiri ? Gak dong, ini cuma cerita lucu saya saja, bolehkan saya cerita. Yah meskipun itu sudah lama banget terjadi saat saya masih SMA, maklumlah jaman masih sekolah dulu pelajaran bahasa inggris sering banget jadi pelajaran favorit di kelasku, meskipun gak gapeh-gapeh amat, termasuk sampai saat ini hi hi, jangan ditiru yah.

Buat sebagian orang bahasa inggris mungkin sudah gak asing lagi, apalagi jaman sekarang, anak tk saja sudah belajar bahasa inggris dan bahasa asing lainnya dan sudah jadi bahasa sehari-hari selain bahasa ibu. Tapi pada jaman saya sekolah dulu pelajaran bahasa asing hanya sebatas bahasa inggris dan jerman saja.

Bahasa jerman saya sendiri yang masih saya inget cuman guten morgen, guten tag, wie heissen sie, ich heisse Heni, dan yang paling saya inget ich liebe dich aja alias aku cinta kamu..he he, soalnya paling gampang diinget..katrok ya saya...

Itupun sangat terbatas sekali, dalam satu minggu hanya ada dua kali pertemuan dengan lama waktu belajar hanya dua jam saja, jadi ya maklum saja jika bahasa inggris saya pas-pasan saja.
Walaupun sudah ambil les bahasa juga diluar tetap saja berasa kurang fasih.

Nah pengalaman bahasa inggris saya yang sangat pas-pasan itu hampir teruji, syukurnya enggak jadi, saat saya bareng keluarga pernah jalan-jalan ke Jogjakarta hendak menuju ke candi Borobudur. Di dalam bus yang membawa rombongan penumpang tuh banyak turis dari luar yang hendak menuju ke tempat yang sama.

Baca :

Bahagia Itu Ternyata Sederhana
Saya ingat banget ketika itu saya duduk sebangku berdua dengan adik saya yang bungsu, yang juga sama oonnya bahasa inggrisnya dengan saya hi hi, yah maklumlah masih bocah umur 16 tahun.
Ketika ada bule yang duduk disamping saya, adik bungsu saya malahan mlipir dari tempat duduk alias menjauh, kamvreeet.

Duh saya jadi blingsatan sendiri, takut tu bule nanya-nanya, soalnya bahasa ingris saya juga pas-pasan, untungnya selama dalam perjalanan aman dan tentram, gak ada pertanyaan sama sekali. Soalnya di bus gak ada tour guidenya sih.

Cerita berlanjut, setelah dari Jogjakarta perjalanan kami saat itu berlanjut ke pulau Bali. Disana memang sudah nggak asing lagi dengan menumpuknya turis asing dari berbagai macam negara.

Disana saya dan kakak sempet berkenalan dengan seorang wisatawan asing asal Belanda, kalau enggak salah namanya mr Kis, atau apalah soalnya sudah lama banget, yang kedenger di telinga saya waktu itu adalah Kis aja wk wk wk.

Dia adalah seorang traveller yang sedang berlibur ke pulau dewata, sementara yang banyak ngomong alias bercakap-cakap adalah kakak saya, soalnya dia lumayan gapeh bahasa inggrisnya, sedang saya cuman manggut-manggut gak jelas gitu, sekalinya ngomong juga pake bahasa tarjan alias bahasa isyarat gak jelas gitu hi hi maklumlah. 

Nyesel juga ya kenapa saat itu saya gak nerusin kursus bahasa inggris saya, kalo enggak kan saat ini udah cas-cis-cus kalau ngomong, z z z.

Padahal saya juga beberapa kali sering ketemu juga dengan orang asing yang sekedar bertanya ringan tentang alamat atau menanyakan keberadaan hotel dan pusat perbelanjaan di daerah saya. Kalo itu saya masih bisa jawab, soalnya yang ditanyain juga masih bahasa sehari-hari yang simpel.

Sampai pada suatu hari gak ada angin gak ada ujan, dan itu terjadi pada bakda magrib hi hi, ntu bule alias mr Kis tau-tau nongol didepan teras rumah.

Kaget kaya liat hantu, lebeeh, cuma gak nyangka aja tau-tau dia nongol, padahal kala kita berkunjung ke Bali itu sudah cukup lama, mungkin satu tahun setelah perkenalan kita.

Karena bangsa kita dikenal dengan sifatnya yang ramah tamah, iya enggak sih, kalo dulu sih iya, gak tau sekarang yahhh. Saya persilahkan tuh mr Kis ini masuk kedalam rumah, iyalah, masak disuruh nunggu diteras, gak sopan amat yak, lagian dia udah datang jauh-jauh masak kita selaku tuan rumah cuek bebek.

Setelah basa-basi dengan bahasa inggris seadanya, tapi syukurnya si mr Kis ini cukup ngerti dengan percakapan antara saya dengan dia, hi hi pokoknya antara saya dan dia yang tau, buktinya dia tetep aja nyerocos dan saya nimpalin omongannya, persahabatan itu ternyata indah yah sodara-sodara.

Berlanjut dengan saya tawarin minum secangkir kopi panas, tetep dengan bahasa inggris seadanya wk wk, buktinya dia bilang kalo kopi bikinan saya uenak dan mantafff katanya sambil tetep dengan bahasa inggrisnya.

Dipuji gitu, hepi dunk, dan bikin tersentuh, gak nyangka aja ada orang asing yang niat bener dateng berkunjung nemuin kita, itu tanda dia care sama persahabatan kita.

Ngomong-ngomong, ternyata mr Kis sedang nginep, eh maksud saya tinggal di hotel yang enggak jauh dari rumah saya, jaraknya hanya 10 menit saja gak sampai dari rumah, alias satu kilo saja.

Karena dia seorang traveller, dia hendak melanjutkan perjalanan menuju Padang ,dan mr Kis mengajak saya dan adik untuk diantar ke salah satu rumah makan padang yang gak jauh dari tempat tinggal saya.

Dia pesan nasi padang lengkap dengan sambal ijo dan lalapan juga ayamnya, jadi inget dengan lagu bule juga yang judulnya nasi padang-nasi padanga a a a.

Ternyata orang bule tuh gitu ya, gak ada kembalian receh, terus sama yang punya rumah makan diganti ama permen, tapi ni bule kekeh gak mau terima, dia mau tetep dengan kembalian recehnya, wk wk.

Barangkali backpacker yah jadi kita harus maklum, gak semua turis itu kaya raya dan berduit, tergantung yang ngejalanin dan kita harus menghormatinya.

Di situ saya dan mr Kis sempet cerita tentang musik dan penyanyi favoritnya, juga rencana dia  kenapa datang ke rumah saya, karena hendak bertemu dengan kakak.

Sayang sekali saat pertama kali berkunjung kerumah, kebetulan kakak sedang bekerja di Jakarta, jadi gagal deh rencana dia mau ketemuan dengan kakak, akhirnya cuma ketemu dengan saya dan keluarga lainnya. 

Tapi dia bilang memang gak bisa lama-lama di Lampung karena hendak melanjutkan perjalanannya ke kota Padang. Walau singkat namun pertemuan itu sangat berkesan. Selamat jalan mr Kis, nice to meet you.

Itu cerita saya pertama kali ngobrol bareng dengan bule, norak ? iya hi hi, maklum saat itu yang namanya bule masih rada asing di jaman itu belum menjamur seperti sekarang sudah gak aneh lagi.

Tapi justru disitu lucu dan uniknya cerita saya saat dikunjungi pertama kalinya dengan mr Kis yang memang udah jauh-jauh datang ke rumah, gak tanggung-tanggung dari Belanda lagi, bukankah itu suatu persahabatan yang indah ?

Kadang kita justru kurang menghargai dengan perhatian-perhatian kecil yang sering diberikan orang lain. 

Namun enggak dengan si mister ini, dia sangat ramah dan mau berbincang-bincang dengan keluargaku, gak cuek dan jaim seperti orang kita kebanyakan, kalo ketemu orang baru suka cuek dan gak peduli, sibuk dengan urusan sendiri.

Saya juga teringat dengan cerita dan suka nontonin vlogger sekaligus youtuber
asal Australia yaitu mr Dave, alias bule kampung. Dengan bahasa jawanya yang medok soalnya kebetulan dapet istri juga orang jawa dan nama anaknya juga lucu si Jago, dia itu fasih banget berbahasa Indonesia dan bahasa Jawanya juga lumayan medok.

Jadi pikir saya, ngapain saya malu dan minder kalo emang bahasa inggris saya cuma pas-pasan aja, tuh buktinya si mr Dave aja rela belajar dan ngomong pake bahasa Indonesia yang lancar, bahkan medok jawanya lagi.
Terkenal dan ngetop pula gak bikin dia somse, tetep ramah dan lucu.

Saya juga pernah kok ketemu dengan orang Korea yang kebetulan ngobrol nanyain tentang mesin, du du duh, wong bahasa inggris saya aja pas-pasan pake ditanya tentang mesin segala.

Itu kejadian saat teman dapat kerjaan di salah satu kapal dan kebetulan tu orang Korea hendak servis mesin, karena hendak mencari jasa servis mesin kapal yang hendak melanjutkan perjalanan.

Akhirnya karena gak enak hati dan kadung ngebantu temen deket, akhirnya saya dengan "sangat terpaksa" berbincang dengan bahasa inggris ala tarzan aa uu aa uu, sambil ngejelasin sebisa dan semampu saya, allhamdullilah tu orang ngerti  juga. 

Thanks God, rasanya itu tugas teramat berat buat saya kala itu, iyalah wong sekalinya pake bahasa inggris eh yang ditanyain tentang mesin, soalnya anak buahnya gak ada yang bisa bahasa inggris, wk wk.
.
Itu pengalaman norak saya sewaktu bercakap-cakap dengan orang asing, pernah juga gak kalian ngalamin seperti yang saya rasakan. Ketemu dengan orang asing dan berdialog dengan seadanya alias bahasa tarzan hi hi, norak ?

Emang iya, tapi itu jadi mengingatkan saya, kalau saya tuh ternyata nggak sempurna, kalau saya tuh ternyata harus banyak belajar, kalau saya tuh harus ingat bahwa dengan bersikap norak mengingatkan KALAU saya cuma manusia biasa. 

Soalnya masih ada sebagian dari kita yang menganggap kalau ketemu dengan orang asing itu rada aneh, seperti melihat mahluk alien aja, diliatin sampe gak berkedip, menganggap mereka tuh berbeda dari kita.

Hei...padahal enggak ada yang beda, mereka sama aja seperti kita, bedanya karena rambut dan kulitnya, juga matanya, mungkin lebih keren yaa, tapi buktinya bule-bule malahan lebih suka dengan tipe kulit wanita Indonesia yang cenderung coklat, katanya sih lebih seksi dan eksotis...au tuh.

Jadi buat kaum hawa yang kulitnya hitam manis atau sawo matang jangan gak pede juga yah, soalnya banyak banget cewek-cewek yang sibuk banget ke klinik kecantikan buat mutihin kulitnya seperti tepung terigu dan seputih susu, sedangkan orang bule hobi berjemur di bawah terik matahari supaya dapat kulit yang gelep hi hi, kebalik kan ? 

Jadi yang saya ambil kesimpulan dari tulisan saya diatas adalah sikap norak saya, masih dalam batas wajar kok. Dengan norak saya jadi punya kontrol dalam bersikap untuk tidak lebay dalam menyikapi sesuatu, wajar dong yang penting gak merugikan orang lain.

Jangan takut norak, jika ada pelajaran berharga yang bisa kita petik hikmahnya, hidup norak !!!



SALAM   SANTUN




23 Maret 2019

METROMINI VS KOPAJA, APA KABARNYA KINI ?

23 Maret 2019

METROMINI VS KOPAJA
APA KABARNYA KINI ?


metromini vs kopaja
sumber google.com


Hai all, kali ini saya kok tumben lagi kepingin nulis tentang alat transportasi bus, yah gak cuman di ibukota Jakarta aja sih, ditempatku juga ada bus kota walaupun gak sebanyak di Jakarta.

Sepertinya bus kota khususnya trans jakarta udah enggak aneh lagi yah, tinggal tunggu dan praktis turun di tujuan, atau gak nyambung lagi, tergantung rutenya.
Pokoknya di ibukota kita nggak perlu lagi ribet mau cari-cari moda transportasi apapun lumayan lengkap.

Entah itu ojol seperti yang saya tulis kemarin, angkot, bahkan saya juga masih sempet liat bajaj  yah di ibu kota.
Sepertinya bus ini adalah kendaraan sejuta umat, entah kenapa saya kok jadi teringat dengan lagunya Achmad Albar yang judulnya bis kota.

Sedari tadi saya tuh ngedengerin aja pake head set lagu tersebut dan saya putar berulang-ulang. Bikin saya tambah semangat aja nulisnya sambil dengerin musik yang ngerock banget, walaupun tu lagu dah jadul banget.

Biarpun saya sendiri jarang sekali memakai bus kota di daerah saya, tapi pernah dong ngerasain duduk di bus kota, atau paling apes kalo lagi rame penumpang tuh berdiri lumayan lama dan cape lengannya karena ngegantung terus, apalagi pas lagi ngerem hi hi berasa mau rubuh.

Baca :

Sudah Layakkah Sebagai Seorang Blogger ?
Aku Si Anak Ojol Banget Deh
Suka Ga Enakan Sama Orang



Sengaja saya tuliskan bait lagu tersebut beserta videonya dari youtube sebagai nostalgia saja sewaktu masih sering menggunakan bus kota yang udah lama banget gak saya rasain.

Kulari mengejar laju bus kota
Berlomba-lomba saling berebutan
Tuk sekedar mendapat tempat disana...

Kucari dan terus kucari-cari
Namun semua kursi telah terisi
Dan akhirnya akupun harus berdiri..

Bercampur dengan peluh semua orang
Dan bermacam aroma
Bikinku pusing kepala...

Serba salah,nafasku terasa sesak
Berhimpitan, berdesakan, berglantungan
Memang susah jadi orang yang tak punya
Kemanapun naik bis kota...

Syairnya pas banget menggambarkan kita selaku pengguna bus kota, apapun itu penyebutannya. Dulu sekali saat masih belum ada bus trans, metromini dan kopaja masih wira-wiri di jalanan dengan supir yang cenderung ugal-ugalan.

Tetapi dulu berhubung masih belum ada ojol dan bus trans, maka jadilah metromini dan kopaja jadi berasa teman setia setiap hari, walaupun bentuk nya udah gak jelas dan udah nggak layak pakai, namun masih banyak penumpang yang setia menggunakannya, entah karena terpaksa atau memang kebutuhan.

Baca :

Can We Still Be Friends ?
Bullying.. Pernahkah Mengalami ? 
Rasanya sudah sering banget denger berita di tv ataupun media online, cerita kurang ramahnya sopir dan awak bus dijalan raya, sudah sering kali banyak terjadi korban jiwa dijalan raya akibat ulah awak bus yang suka seenaknya dijalan raya, main kebut-kebutan, salip sana salip sini seperti setan jalanan, mungkin mereka menganggap bahwa ini kesempatan mereka buat beraksi dijalan raya bak pembalap di sirkuit.

Suka miris dengan berita seperti itu, badan bus yang sudah seperti kerupuk yang garing dan renyah, saking lapuknya dimakan usia , masih saja dengan gesit melenggak-lenggok bak penari di jalanan.

Bangku yang lumayan keras dan sudah berkarat, serta suasana yang sumpek dan pengap, sudah menjadi makan sehari-hari penumpang kala itu.
Aku juga masih ingat beberapa tahun yang lewat,pernah naik metromini bersama kakakku, berhubung sudah full, akhirnya kami hanya bisa berdiri dan cuma kebagian tempat di dekat pintu metromini tersebut.

Kebayang dong padet dan sumpeknya, persis banget dengan lirik lagu diatas, berdesakan, berglantungan sampe di pinggir, dan giliran jalan menikung tajam, hadeeh ni body ikutan miring juga ...z z z.
Maklum itu dulu sewaktu jaman masih susah, masih ngekost, jadi kemana-mana yah naiknya bus kota alias metromini kalo enggak ya kopaja.

Tapi beda banget dengan sekarang, bus trans lumayan bagus, besar, dingin, walaupun akhirnya masih banyak plus minusnya, minimal moda transportasi ini bisa membantu mengangkut penumpang lumayan banget.

Kalau di daerahku Bandar Lampung, memang saya jarang sekali menggunakan bus, karena masih banyak pilihan transportasi seperti angkot, ojol dan ojek pengkolan. Jadi masih terhitung banyak pilihan yang mudah dan praktis.

Lagi pula Bandar Lampung adalah kota yang tidak terlalu besar, jadi mau kemana-mana gampang banget, walaupun pada jam-jam tertentu dilanda macet, namun masih termasuk nyaman deh gak seheboh ibukota .

Mungkin sama saja dengan didaerah lainnya, bus kota apapun itu julukannya masih menjadi moda transportasi yang cukup membantu mengangkut penumpang dengan jumlah yang cukup banyak, Kalau di ibukota sih udah enggak asing lagi yah jika banyak pekerja yang rela beralih dari kendaraan pribadi ke bus , lumayan mengurai penumpukan penumpang di jalan raya.

Yah berharap suatu saat nanti pelayanan alat transportasi masal berupa bus kota atau bus trans dan bus-bus lainnya di daerah bisa lebih ramah lagi terhadap penumpangnya.
Bisa tepat waktu, enggak terlalu mahal, kan lumayan juga tuh bulak-balik ongkosnya.

Gak ada lagi terdengar cerita macet, berebut jalur, ataupun cerita miris tentang kecelakaan dijalan raya, semoga semua pihak bisa mengedepankan jiwa sosialnya sehingga nggak menjadi sok sial.
Saling butuh dan saling dukung saja sih. Bisa jadi alat transportasi yang ramah penumpang dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Sekali lagi ini sekedar curhatan saya yang sudah lama sekali enggak menggunakan bus kota, rasanya kok kangen yah dengan segala keriwehannya, kangen dengan cerita lucunya saat berdesakan didalam bus, yang mencium berjuta aroma dari seluruh penumpang. 

Selalu mengingatkan saya bahwa saya dulunya tuh sempat juga loh ngerasain betapa susahnya mencari bus yang layak jalan pada saat itu, ngerasain susahnya berebutan tempat duduk walaupun ujung-ujungnya hanya bisa berdiri lumayan capek.

Tapi saat itu saya hanya bisa menikmatinya saja dan juga ngerasain serba susahnya jadi orang yang tak punya, kemanapun naik bis kota...walaupun hidup saya gak susah-susah amat sih...masih teringat dengan lagunya Achmad Albar bis kota....bikin tambah semangat ngejalanin hari dengerin musiknya yang menghentak alias ngerock banget...kangen naik bis kota lagi.



Salam santun




21 Maret 2019

SUDAH LAYAKKAH SEBAGAI SEORANG BLOGGER ?

21 Maret 2019

 SUDAH LAYAKKAH SEBAGAI SEORANG  BLOGGER ?

Blogger
pixabay.com

Setelah membaca judul diatas, apa sudah layakkah saya sebagai seorang blogger ? Bukan tampa alasan saya ikutan nulis di blog, awalnya karena saya memang suka menulis yang ringan-ringan saja, dan dulu itu cuma nyoret-nyoretnya di diary aja, setelah suka browsing, kesini-kesini akhirnya mulai berani dan belajar nulis, meskipun yang ditulis masih norak dan recehan banget, yah sampai sekarang juga masih seperti ini, tapi sambil belajar dunk.

Dan akhirnya selesai juga nulis satu tulisan, setelah sebelumnya gagal lagi-gagal lagi,...iya rencana mo nulis artikel jadi ketunda gara-gara badan gak bisa diajakin kompromi. Flu lumayan berat nih, lagi nggak fit banget, udah batuk suara serek-serek seperti habis nyanyi ngerock aja. Udah idung mbeler aja kalo pas nunduk.

Nih aku masih sempet-sempetin buat nulis, sambil bulak-balik ngabisin tisu, ditambah kepala juga migren, dan mata berasa mau copot aja nih, duuuh ribet amat ya ni penyakit gak bisa diajak baekan. Padahal udah minum obat, tetep aja  mbeler, emang obatnya harus istirahat yang cukup sih, tapi nggak iso.

Kembali ke judul diatas, iya apakah saya sudah layak menganggap diri saya sebagai seorang blogger ? Setelah beberapa kali blogwalking, yah gak banyak juga sih, paling banter saya cuma ninggalin komen di blog temen-temen yang memang sudah sering juga ngasih komen ke blog saya.

Anggap sebagai kunbal alias kunjungan balik, soalnya yang aneh dari saya tuh suka males baca blog yang isinya kurang membuat saya tertantang, seperti mereview produk seperti gadget dan produk tertentu, enggak tau kenapa saya paling malez.
Maaf yah temen-temen, bukan bermaksud membuat onar, peace...

Duh jangan ditiru yah, bukan apa-apa sih soalnya kalo sudah mereview produk seperti itu, bahasanya udah ke tinggian, dan saya orang yang suka ngebaca artikel-artikel yang ringan dan praktis, tapi bukan berarti artikel murahan yah ?
Itu sih kembali kepada tujuan masing-masing. 

Baca :


Saya pernah sekali ikutan lomba ngeblog pada awal-awal baru terjun ngeblog, iya karena penasaran dan kepo, dan hasilnya alhamdulillah saya gak menang hi hi,ya iyalah, namanya aja blom ada pengalaman sama sekali, itu cuma sekedar  tantangan buat diri saya, bisa gak sih ikutan lomba seperti itu ? Dan modalnya cuma nekad doank, kepedean amat yak.

lomba blog

Dah cukup sekali itu aja ikutan lomba nggak lagi-lagi, bukannya apa-apa, saingannya itu cuy gahar-gahar, kalo liat pesertanya jadi keder sendiri ha ha.
Yang diliat namanya itu lagi-itu lagi, berasa aku masuk dalam lingkaran tong setan di sirkus, susah bingits deh pokoknya.

Lagian eits ngapa dia lagi-dia lagi ya yang ngikutan, sekali-sekali kasih dunk kesempatan buat yang masih awam hi hi. Harusnya saya gak boleh komplen dan ngeluh yah, wong lomba untuk umum mah ya terserah pesertanya boleh siapa aja, sayanya aja yang harus tau diri, terus berlatih dan berlatih.

Saya juga belum pernah tuh ngikutin program seperti One Day One Post, duh gak kebayang deh, betapa bakalan ketar-ketirnya saya harus setor tulisan tiap hari, yang ada malahan sayanya yang ngos-ngosan ngadepin itu semua.

Sepertinya yang ikutan One Day One Post itu emang bener-bener orang yang siap lahir dan batin loh dan udah bener-bener teruji, gak seperti saya yang masih suka mandeg ide dan nulis, tapi saya masih terus belajar dan berusaha kok minimal 1 atau 2 kali posting tulisan perminggunya.

Yah gak bisa juga dipaksakan atau ikut-ikutan orang sih, saya hanya ngukur kemampuan saya, supaya saya bisa buat tulisan yang enak dibaca, dan membuat saya menulis itu jadi sesuatu yang hepi dan fun, bukannya karena terpaksa. Duh ni idung gak bisa diajak kompromi, dari tadi bulak- balik bersin dan mbeler aja nih, mataku pun berkaca-kaca wk wk.

Mungkin saya harus membuat perencanaan manajemen waktu yang lebih baik dan terarah yah. Tapi takutnya kalau terlalu ngikutin jadwal dan kebetulan pas saya lagi gak bisa nulis, ntar yang ada malahan kuciwa...
Jadi seperti air yang mengalir aja deh.

Lagian saya menulis juga harus mengikuti mood saya, kalo lagi hepi nulis , yah saya nulis, kalo lagi sibuk dengan urusan yang lain, ya terpaksa saya harus memprioritaskan dulu urusan yang lain, baru deh saya bisa me time.

Agak aneh juga sih, kenapa orang lain bisa kok saya enggak bisa seperti mereka. Ya iyalah wong saya bukan mereka, simpel kan ?
Saya juga menulis karena kesukaan saya, bukan karena mesin pencari what ever lah, inget salah satu kutipan tulisan dari salah satu teman di blognya pak Abdul Majid, thank's yah pak, sudah mengingatkan saya.

Bahwa menulis itu karena jiwamu, kalau bisa menulis yang bermanfaat, bukan hanya karena mesin pencari saja, ya nggak pa-pa juga sih gak muncul di mesin pencarian google, hi hi nangis dan ngarep.
Mudah-mudahan tulisan di blog saya yang masih recehan nih bisa bikin orang lain mau nengok sejenak, nggak asal numpang lewat aja...z z z.

Setelah menulis sedikit uraian diatas, jadi sudah layakkah saya disebut sebagai seorang blogger ? Rasanya kok belum ya ?
Masih banyak pr yang harus saya benahi, mulai dari menulis konten yang enak dibaca, konten yang bermanfaat, sepertinya masih jauh dan saya yang juga harus konsisten menulis dan masih banyak lagi, learning by doing ajalah pokoknya.



Salam santun





19 Maret 2019

AKU SI ANAK OJOL BANGET DEH

19 Maret 2019

AKU SI ANAK OJOL BANGET DEH..

Aplikasi GOJEK

Iya betul banget nih...dah hampir dua tahun barangkali aku menggunakan transportasi online, entah itu go car ataupun go ridenya.
Bukan tanpa sebab, soalnya selain aplikasinya mudah dan lancar jaya, banyak juga bonus yang ditawarkan.

ojek online GOJEK
Selain harganya yang ramah dikantong, aku juga sering banget dapet bonus gratis bayar ongkos ojek ataupun diskon untuk order go foodnya.
Pokoknya selama menggunakan transportasi ojek online yang satu ini aku cukup puas deh dengan pelayanannya.

Sayangnya saking banyaknya bonus tersebut, aku sering banget gak gunain, yah gak mungkin juga sih kalo aku selalu pesan go food terus terusan, itu namanya pemborosan, kecuali emang aku butuh banget buat beli sesuatu baru deh aku gunain tu bonus, kalo nggak ya angus deh, sayang bangetkan ?

bonus GOJEK

Selama aku ngegunain ojol ini, lumayan juga loh kalo pas lagi muter-muter ketempat yang lumayan jauh dan rada njelimet lokasi atau alamatnya.
Coba aja kalau aku ngegunain angkot ,...hadeh paling-paling juga cuma mentok di pinggir jalan, gak langsung pas kesasaran.

Beda kalo ngegunain ojol, dianter sampe ketempat dengan selamat sampai tujuan tanpa kurang suatu apapun hi hi asik kann ? lebeeh...Pokoknya aku pengguna setia si jaket hijau ini.

Apalagi beberapa hari yang lewat, aku sempet ngegunain go carnya karena aku ada keperluan buat ketemuan dengan sohib baru aku, yah lumayan jauh juga sih, selain macet dijalan, you know lah namanya ibu kota pastinya macet minta ampun, dan itu lumayan juga nguras kantong. 

Baca :

Titik Itu Bernama Jenuh
Ngeblog Tiap Hari ?

Aku ngegunain go car dengan membayar ongkos Rp 100.000,- untuk tujuan yang lumayan jauh sekitar hampir dua jam perjalanan ditambah macet, sebetulnya tadi mau pakai ojol saja, tapi berhubung cuaca diluar cukup panas, jadilah aku pakai go carnya, yang penting aku sampe dan gak kepanasan atau keujanan.

Nah pada saat pulang, aku mutusin untuk naik ojol aja alias motor, yaitu gojek.
Soalnya cuma itu aja aplikasi yang aku punya, gak ada yang lain, itu yang gampang sih menurutku.

Selama perjalanan lumayan aman dan lancar jaya dijalanan ibukota yang lumayan macet dan riweh, juga ditengah cuaca yang lumayan panas.
Sayangnya helm yang aku pakai juga enggak cukup melindungi wajah dari silaunya sinar matahari...silau men. Berasa meleleh tu keringet diwajahku yang kecjeeh.

Baca :

Can We Still Be Friends ?
Suka Gak Enakan Sama Orang

Tapi enggak apa deh, dari pada naik yang go car, selain ongkosnya lebih murah yaitu hanya Rp 70.000,-lumayan jauh selisihnya sih , so ojol ni kan bisa nyalip-nyalip dijalan , aku berasa lagi naik motor dibonceng ama si Dillan aja, tapi enggak pake peluk pinggang si abang ojolnya wk wk wk. Ngayal dikit dibonceng ama Dillan, dan aku berasa jadi Mileanya, soalnya abang ojolnya lumayan kereen dan bersih,  be ha hai.

Selama aku ngegunain ojol maupun go carnya lumayan ngebantu sih, bahkan aku pernah naik mobilnya cuma membayar Rp 4000,- sekali jalan, murce banget yahh. Tapi suka gak enak ati sama abang go carnya, soalnya bayarnya murah bangeet. Tapi mereka juga kan emang udah dapet bonus dong dari kantornya, jadi gak bakalan rugi deh.

Selama aku memakai ojol ni, aku selalu memberi bonus bintang lima kepada semua ojol yang pernah aku pakai. Bukan apa-apa sih, itu cuma bentuk timbal balik dan ucapan terima kasih aku aja buat mereka, yang selama ini udah setia ngejalanin profesinya sebagai driver ojol.
Pokoknya simbiosis mutualisme deh, saling menguntungkan aja. Point aku juga dah lumayan lah kalo sekedar buat ditukerin apa gitu.

point GOJEK

Pokoknya selama aku memakai jasa mereka aku lumayan puas deh, belum pernah tuh ngalamin yang namanya nunggu kelamaan ataupun pelayanan yang kurang memuaskan, itu khusus buat aku aja yah.

Biasanya jasa atau pun layanan yang sering aku pakai adalah go food, go send dan jasa atau layanan untuk membeli obat dan crem-crem perawatan kulit aku aja sih. Soalnya suka kumat malesnya kalau mau beli sendiri, paling gampang ya gunain jasa ojol alias go ride tersebut, tinggal ketik aja pesanan apa yang mau kita beli, sampe deh tu barang dengan aman dan nyaman tanpa aku berpanas-panas ria.

Sebetulnya sebelum memakai jasa ojol, aku tuh anak motor banget,,beeeh...gayanya itu looh.
Tapi berhubung setahun yang lewat pernah keserempet dijalan raya, kapok deh ni anak motor, hi hi. Masak anak motor gak ada nyali nye !!!

Iya sejak keserempet motor dijalan raya, aku tuh jadi kapok banget untuk memakai motor lagi, jadi berhenti total jadi anak jalanan alias anak motor, ngayal dikit enggak apa lah. Kasian, sejak saat itu si biru kesayanganku lumayan nganggur lama di garasi...

Makanya aku beralih jadi anak ojol aja, yang aku bangeet gitu hi hi. Sekarang kalo mau kemana -mana lebih praktis dan alhamdulilah aman dan nyaman.
Suka ketemu dengan berbagai tipe abang ojol yang lucu dan ramah.
Pernah dapet ojol cewek, yang cerita suka diganggu ama penumpangnya, padahal jadi ojol demi mencari nafkah karena sudah menjadi orang tua tunggal.

Atau aku juga pernah ketemu dengan abang ojol yang aku lihat di gambar profile picturenya ternyata seorang drs, alias punya gelar. Enggak tau karena belum mendapat pekerjaan, ataukah menjadi driver ojol untuk sekedar mencari tambahan , yah barangkali saja ya...yang penting halal. Tauk kan betapa susahnya cari kerja di tengah persaingan yang demikian rumitnya.

Aku bahkan juga pernah ketemu sopir go car yang mirip banget dengan pak Ahok, pake kacamata dan suaranya juga serek-serek gitu deh. Kalo pak Ahok betulan barangkali aku udah minta foto bareng deh hi hi.

Itu tadi sedikit ceritaku selama menggunakan transportasi online, khususnya gojek...duh boleh gak ya aku sebut merknya..., yang lumayan ngebantu banget. Yah segala sesuatu pasti ada plus minusnya ya, tapi alhamdullilah selama aku ngegunain jasa mereka, pelayanan yang diberikan juga sesuai kok dengan yang aku harapkan.

Semoga kedepannya alat transportasi online ni lebih baik dan lebih ramah lagi dalam pelayanannya, soalnya sangat ngebantu banget jika sedang dibutuhkan, dimanapun dan kapanpun diperlukan, ibarat obat yang bantu nyembuhin penyakit selama dipakai sesuai aturan, cespleng banget deh...iya kali.

Gimana teman-teman, ada nggak diantara kalian yang setia menggunakan ojol apapun itu jenis dan namanya, pasti ada plus minusnya yaahh, boleh komennya dong ?



Salam santun.




15 Maret 2019

CAN WE STILL BE FRIENDS?


15 Maret 2019

CAN WE STILL BE FRIENDS?

Sahabat
persahabatan pixabay.com


Beberapa hari yang lewat... Horee... hari yang aku tunggu akhirnya datang juga.  Iya gimana enggak setelah lebih kurang tiga bulan aku menjalin persahabatan dengan salah satu teman di grup face book,  akhirnya aku punya kesempatan buat ketemu.

Yey... dari kemarin aku nie semangat banget buat nyiapin segalanya mulai dari beli tiket buat persiapan keberangkatanku nanti yang sengaja aku beli buat ketemuan dengannya. 

Sebelumnya sih perkenalan aku dengan sahabat baruku nie secara enggak sengaja juga sih.
Awalnya aku posting salah satu tulisan di blog aku.

Disitu dia kasih komen.. dan bilang kalo tulisan aku lucu banget katanya sih... Judulnya tulisanku itu Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau.

Disitu dia bilang suka dengan tulisan aku dan bilang kalo tulisan aku tuh bikin dia tertawa terpingkal - pingkal.

Aku juga nggak tau kenapa dia bilang begitu... hi hi kalau ada yang sampe bilang gitu sih aku hepi aja, berarti tulisan aku cukup mengundang tawa dunk.

Dari sanalah persahabatan ku dimulai. Dia awalnya WA aku bertanya tentang blog, padahal aku sendiri masih terbilang baru pada waktu itu, barangkali baru sekitar dua bulan.

Nah dari situ aku suka banget berkomunikasi dengannya, dia juga orangnya ramah banget dan suka bikin aku tertawa kalo membaca pesan via WA.

Biasanya kita berdua suka menggunakan bahasa jawa, padahal aku sendiri gak begitu faham banget ngegunain bahasa itu, tapi disitulah letak kelucuan dan kekonyolan kita berdua yang suka bikin aku tertawa sendiri kalo baca pesannya.

Kadang suka gak enak hati diliat orang suka ngakak sendiri kalau baca pesannya 😁.

Nah kalo aku sih sebetulnya termasuk tipe yang sedikit tertutup, jadi klop deh kalo ketemu yang rame.
Aku pikir hidup tu gak melulu harus serius, perlu juga diselingi dengan kelucuan supaya gak bikin boring dan garing.

Aku orangnya gampang deket kalo ketemu dengan orang yang memang baik dari dalam hati, bukan karena hal lain.

Tapi apa mau dikata... Sebagai manusia biasa mungkin aku sudah berusaha tapi barangkali Allah yang punya kuasa... ternyata selama dua hari ini komunikasi antara aku dan dia nyaris putus.😑

Barangkali aku yang kelewat semangat yah mau ketemu dia. Mungkin juga dia sedang ada kesibukan yang gak bisa ditunda, sehingga akhirnya kami gak bisa ketemuan.

Padahal aku hepi banget pingin ketemuan, soalnya sudah ada dalam percakapan kita di wa untuk jadi ketemuan.

Nyatanya rencana cuma rencana, hari itu aku gak jadi ketemuan dengan sobat baruku ini. Entahlah apa mungkin dia gak enak hati denganku.

Apa aku juga yang kelewat ngedesak dia... Duh jadi gak enak deh suasananya kalo dah kaya gini.😞

Barangkali aku kelewat berharap. Kelewat semangat, sampai akunya sendiri nggak sadar kalau dia barangkali saja sedang ada kesibukan lain sehingga nggak bisa ketemuan dengan aku.

Duh maafkan aku ya mba... Gara-gara aku jadinya persahabatan kita jadi agak sedikit terganggu.

Padahal aku selalu kangen dengan chatnya,  dengan guyon lucunya dan juga kangen dengan bahasa jawaku yang ngasal saat kita berdua berkomunikasi.

Sudah dua hari ini aku bener-bener gak ada komunikasi dengannya. Padahal biasanya hampir setiap hari kita berdua selalu komunikasi.

Udah seperti orang pacaran aja sehari bisa dua atau tiga kali kami saling menanyakan kabar masing-masing. 

Berasa ada yang hilang aja nih.
Dan aku paling gak suka dengan suasana diam seperti ini.
Baru saja punya sahabat baru eh gak taunya malahan begini kejadiannya.

Teruntuk sahabat baruku yang nun jauh disana... ehmm, aku sebenarnya gak ada masalah sih jika kamu memang belum sempat buat ketemuan bareng aku.

Enggak apa juga kok, aku juga gak berhak memaksa kalau kamu memang gak bisa.
Barangkali saja memang sedang ada kesibukan yang nggak bisa kamu tinggalkan.

Karena aku juga tau kok kalau kamu juga ikut membantu kegiatan di sanggarmu. Barangkali saja aku yang kelewat ngedesak kamu ya mba?

Oke sebelum aku akhiri tulisanku ini... Aku kepingin banget kita seperti dulu lagi sebelum ada miss komunikasi seperti ini..semoga aja dia baca tulisanku yaah. 

Bisa curhatan bareng.. bisa ketawa bareng... bisa guyonan bareng dan kangen dengan bahasa jawa kita yang campur aduk  hi hi... Itu yang aku kangenin dan suka bikin aku ketawa ngakak. 😁😂
Can we still be friends? 


Salam santun.

10 Maret 2019

SUKA GA ENAKAN SAMA ORANG

11 Maret 2019

SUKA GAK ENAKAN
SAMA ORANG


suka gak enak sama orang

Wah kayaknya sih judul diatas agak sedikit nyentil kupingku nih. Iya soalnya aku orangnya suka gak enakan atau susah nolak dan susah ngomong nggak ke orang lain. Dan itu bukan hal yang patut ditiru. Nggak banget deh.

Nggak tau juga kenapa kok aku punya sifat seperti ini, ni kadang malahan bikin aku jadi susah sendiri.
Mau bilang enggak alias nolak aja kok susahnya minta ampyuun.

Sifat yang kaya gini bikin aku jadi kadang gak enak hati , dan ujung-ujungnya malahan jadi bumerang buat aku.

Ya gimana enggak, pernah aku beberapa kali untuk diminta datang ke suatu tempat dengan alasan temanku gak bisa hadir dengan alasan yang kurang jelas dan aku diminta untuk mewakilinya dan aku nggak enak nolaknya ...zzzz.

Aku sendiri kadang suka mengiyakan saja tanpa sempat berfikir lebih jauh, apakah undangan tersebut bikin aku nyaman apa enggak.
Kadang mulut sama otak jalannya enggak konek alias nggak seirama he he.

Ujung-ujungnya malahan aku yang gubrak-gubruk sendiri, nggak jelas juntrungan dan akhirnya malahan jadi susah sendiri. 

Nggak tau juga apakah karena dari kecil kita suka dididik oleh orang tua jaman dulu untuk selalu berlaku sopan, sehingga giliran sudah besar malahan jadinya punya sifat gak enakan,.. kita ? aku aja kalee...

Sebisa mungkin selalu bilang yes walaupun sebenarnya kita enggak sanggup dan malahan jadi bikin repot sendiri.
Jangankan ke orang terdekat, dengan orang baru saja susah bilang tidaaaaak.

Ada beberapa hal dibawah ini yang bikin aku susah bilang enggak:

1. Sulit bilang enggak sama sales yang nawarin barang.

Ya enggak selalu ketemu juga setiap hari sih. Cuman aku suka susah buat nolaknya, padahal tuh barang yang ditawarkan enggak penting-penting amat.

Nah disitu kadang aku merasa sedih...inget meme beberapa waktu yang lalu hi hi. Ujung-ujungnya saya beli deh tu barang, abis suka kasian liat sales yang jualnya ampe mulut berbusa nawarin dagangan, kan akoh jadi enggak tegaan liatnya. 
Ujung-ujungnya jadi sebel sendiri, duh nggak patut ditiru banget deh.

2. Suka enggak enak sama temen sendiri alias sahabat dekat.

Iya karena saking dekatnya tuh susah buat nolak permintaan dia.
Padahal udah tau luar dalemnya, tapi masih susah aja buat nolak.

Misalnya dia minta dateng dan janjian mau ketemu di suatu tempat, kadang saya juga nggak sempet mikir lagi untuk bilang enggak ke dia.
Eh begitu saya dateng dan on time, eh ni sohib malahan telat datengnya.
Suka telatnya berjam-jam lagi,  bikin bete aja nie orang. 

Kecewa dan jengkel jadi satu paket siap saji.. eeh maksudku ngumpul jadi satu , karena akunya udah susah nolak, udah jauh-jauh dateng ujung-ujungnya si sohib malahan datengnya telat, dihubungi juga susah, bikin tambah empet aja.

Duh buang-buang waktu dan ongkos aja nie, kalo bukan karena sobat dekat mah rasanya kepingin banget ngejitak kepalanya...uuuhh.

3. Susah nolak agen asuransi.

Nah ini yang kadang juga susah ditolak. Suka banget ditawarin asuransi, memang betul sih buat saat ini yang namanya asuransi sudah menjadi bagian hidup. Entah itu asuransi pendidikan, kesehatan, kecelakaan dan sebagainya.

Memang aku juga awalnya sempet ikut dua asuransi, karena asuransi yang pertama sudah berjalan cukup lumayan, dulu aku ambil yang berjarak lima tahun saja, karena alasan males kalo terlalu lama.

Nah sebelum masa asuransi yang pertama habis, aku sudah ditawarin lagi lewat telpon oleh agen asuransi buat ikutan asuransi yang lain.

Nah disini aku kadang suka bimbang dan ragu hi hi, antara males mau nambah asuransi yang baru atau menolaknya, juga suka males denger si mbak agen asuransi telfonnya lamaaaa banget ngomongnya, bikin ga betah dan berasa mau kabur ajaa. 

Soalnya si mbak agen asuransi itu pinter banget deh nawarin aku dengan segala bujuk rayunya seperti rayuan pulau kelapa, ya iyalah pinter ngerayu....kalo enggak pinter ya nggak dapet nasabah dunk...akunya aja yang kadang imannya  sungguh sangat lemah, duuuh. 

Yah ujung-ujungnya ikut lagi deh asuransi yang kedua, jadi dobel kan? Hanya berfikir positive aja deh, bahwa asuransi memang penting buat pendidikan anak akuuh.

Tuh buktinya dah lima tahun bisa langsung dicairkan ke tabungan dan langsung bisa digunakan....ehemm lumayan juga ngurangin biaya pendidikan dan pengeluaran yang tambah mahal.

4. Suka memberi pinjaman.

Nah ini juga salah satu sifat aku yang susah nolak. Apalagi kalo ada tetangga yang memang lagi butuh uang. Mau nolak kok rasanya enggak tega gituuu.
Padahal kita juga terkadang lagi kanker alias kantong kering.

Udah dibilang maaf enggak ada dengan secara halus maksudnya menolak. Eeh malahan si tetangga nie lebih jago ngerayunya ketimbang akunya  oow.

Nah gimana tuh kalo dah begini aku jadi nggak enak hatee, ujung-ujungnya minjemin tuh duit.

Dengan janji beribu janji yang awalnya cuma janji sebulan enggak tahunya udah ampe dua tahun berjalan tu janji tinggal janji. Percis kaya janji kampanye deh.

Ditagih orangnya bilang blom ada duit, di diemin malahan keenakan dan akunya yang malahan kebingungan , nyebelin banget kan ketemu yang model begini ?
Allhamdullilah masih bisa bersabar dan ada aja rejeki yang datang.

Nah sifat enggak enakan sama orang nie kadang sudah nempel banget di aku kayak lem gitu hi hi...syukur masih bisa ketawa. Mungkin aku harus merubahnya perlahan-lahan yah, karena kalo sudah melekat gini yang susah aku sendiri jadinya.

Entahlah apakah karena takut melukai perasaan orang lain aku juga enggak ngerti, padahal belum tentu juga orang lain itu memahami perasaan akunya, duh kalo dah begini I feel so sad apa so stupid yah.

Sedikit cara yang bisa dilakukan supaya nyaman :

Belajar berani bilang tidak / tegas.

Karena menurutku sih secara gak langsung buat pertahanan terakhir kalo sudah gak mempan lagi menolak dengan halus, dengan bilang tidak berarti cukup tegas untuk menolak sesuatu yang dianggap cukup mengganggu.

Sedikit cuek.

Sedikit agak cuek sepertinya lumayan membantu, khususnya buat aku yang rada susah nolak karena enggak enak hati. Bukan berarti kita tidak berempati pada orang lain, namun ini salah satu cara buat diri merasa lebih nyaman.

- Gak selalu memikirkan perasaan orang lain.

Iya dong, gak selalu kita harus memikirkan perasaan orang lain, memang sih terdengar agak kejam, tapi kita berhak juga dong untuk bilang tidak atau menolak, mereka juga enggak berhak menganggap kita pelit atau enggak setia kawan atau gak peduli dengan orang lain.

Sebetulnya sifat gak enakan ini ada baik dan buruknya, baiknya aku jadi lebih bisa menghargai orang lain, dengan mengingat bahwa mereka juga butuh bantuan, yang kadang membuat kita menjadi lebih perduli dengan orang lain.

Semoga saja sih sifat yang kurang menyenangkan ini bisa  aku hilangkan perlahan-lahan, karena bagaimanapun juga  terkadang masih suka menganggu kuuuh. Yah ini beberapa hal yang suka bikin aku ga enakan sama orang, sekedar berbagi cerita aja sih, barangkali saja ada temen-temen yang juga sering mengalami hal yang sama seperti aku.




Salam santun