23 April 2019

MENIKMATI FASILITAS KAPAL FERI EKSEKUTIF DI SELAT SUNDA

23 April 2019

MENIKMATI FASILITAS KAPAL FERI EKSEKUTIF DI SELAT SUNDA


Foto kapal feri


Siang itu kami menaiki kapal feri dari pelabuhan Merak Banten. menuju pelabuhan Bakauheni Lampung dengan menggunakan fasilitas kapal yang lumayan lengkap.Ini adalah perjalanan aku sepulang dari Surabaya beberapa hari yang lewat.

Kayaknya liburan keSurabayanya enggak aku ceritain deh, disini justru aku mau berbagi tulisan aja tentang alat transportasi laut yang aku gunakan, tepatnya kapal feri eksekutif.


Kapal ini bernama Portlink III. Sebenarnya ada 2 jenis kapal eksekutif yang mengangkut penumpang dari dan menuju ke dua provinsi. Yaitu Portlink III dan Sebeku.Kebetulan kali ini aku kebagian kapal Portlink III. Sama pada saat berangkat kemarin.
Jarak tempuh kapal ini lumayan cukup menyingkat waktu bagi pengguna kapal yang sekiranya agak malas menggunakan kapal feri biasa.


ruangan kapal
Karena selisih waktu yang lumayan terpaut jauh.. Biasanya jika kapal feri biasa pada umumnya ditempuh dalam waktu sekitar dua setengah sampai tiga jam.  Sedangkan kapal feri eksekutif ini hanya memakan waktu satu jam duapuluh menit saja.

Ini adalah kapal feri yang menyebrangi selat sunda yah, siapa tahu ada teman-teman yang belum pernah ke Sumatra atau menuju pulau jawa, jadi bisa tahu dan tertarik menggunakan kapal ini.

Lumayan menyingkat waktu tempuh perjalanan. Namun sudah tentu ongkosnya lumayan berbeda sesuai dengan jenisnya.
Jika kapal feri biasa untuk kendaraan jenis mobil pribadi dengan harga ongkos menyebrang sekitar Rp 375.000 dan penumpang perorangnya sekitar Rp.15.000/orang dewasa dan Rp 8.000 / orang untuk anak-anak.
Namun jika menggunakan kapal eksekutif ini, biaya tiket yang dikeluarkan lumayan agak mahal, namun sesuai dengan fasilitas dan menghemat waktu tempuh.

Untuk jenis kendaraan pribadi harga sekali menyebrang adalah Rp 578.000/ mobil, sedangkan untuk penumpang umum dikenakan biaya Rp 50.000/orang dewasa dan Rp 35.000 / orang untuk anak-anak, khusus untuk kapal feri eksekutif ini .

Sebenarnya ada beberapa macam jenis harga/ongkos tiketnya, tergantung jenis kendaraan yang digunakan, namun aku hanya mencantumkan dua jenis saja, yaitu untuk penumpang pribadi / orang dan untuk kendaraan pribadi saja yah, soalnya itu yang biasanya digunakan. 
Sedang untuk bus dan truck ada harga tersendiri, begitu juga untuk motor.

mushola

Sebetulnya beroperasinya kapal feri eksekutif ini belum berlangsung lama, karena baru digunakan sekitar bulan Desember 2018 kemarin, jadi masih terhitung baru. Namun animo masyarakat yang ingin menggunakan kapal feri ini lumayan tinggi.Apalagi setelah adanya tol lampung / Sumatra, jarak tempuh menuju Bandar Lampung lebih singkat.

Biasanya ditempuh dalam waktu sekitar dua jam lebih jika lewat jalan biasa, bila melewati jalan tol baru jarak menuju Bandar Lampung hanya sekitar satu jam saja, jadi lumayan menyingkat waktu loh.
Belum lagi disuguhi pemandangan sawah dan bukit disekitarnya, namun masih cukup terik udaranya, juga fasilitas di jalan tol belum lengkap, namun sudah bisa dilewati karena jalan yang mulus.
Jadi kalau hendak berpergian harus siap-siap bawa makanan atau cemilan yah biar gak manyun.

Baca :

* Masih Setia Memilihmu
* Komentator Dalam Sebuah Blog
Kembali lagi ke kapal feri eksekutif, fasilitas gedung untuk membeli tiket juga sudah lumayan lengkap karena ada beberapa food court dan mirip-mirip seperti gedung di bandara. Ada ruang tunggu dan beberapa fasilitas lainnya.
Untuk membeli tiketpun sudah ada petugas yang siap membantu.

Adapun jadwal keberangkatan untuk kapal feri eksekutif ini sudah ditetapkan waktunya untuk waktu-waktu tertentu saja. Jadi bisa dijadikan acuan bagi teman-teman yang ingin mencoba menggunakan kapal jenis ini. Biasanya berjarak setiap sekitar dua jam sekali untuk setiap penyebrangan, jadi berbeda dengan kapal feri yang biasa .

Baca :

* Rokok VS Bedak
* Mata Bisa Berbicara
* Nobody,s Perfect

Makanya disarankan untuk bertanya atau mengecek jadwal keberangkatan  kepada petugas yang ada, biasanya juga di pelabuhan akan ada jalur yang membagi kendaraan menuju kapal jenis feri biasa dan menuju ke kapal feri eksekutif, tergantung pilihan penumpang.

Sedang untuk membeli tiket kapal ini baik pejalan kaki maupu pemilik kendaraan harus menggunakan kartu e-Money yang berlaku yah seperti BRI [Brizzi], BNI [Tap Cash] , BankMandiri [e - Money Mandiri ] dan BTN [ Blink ]. Namun bagi yang tidak memiliki karti bisa menggunakan atau menyewa sebentar fasilitas kartu yang disediakan petugas di loket yah dengan membayar sewa Rp 2000/ kartu.

gedung feri eksekutif
gedung tempat membeli tiket, saya foto dari jauh

Adapun fasilitas yang terdapat dikapal feri eksekutif ini cukup lengkap, tapi aku juga kurang tahu apakah ruang-ruang yang ada sudah bisa digunakan semestinya atau belum , soalnya aku juga baru pertama kali mencoba naik kapal jenis ini.

Adapun fasilitas yang sempat aku lihat dan aku ambil beberapa fotonya adalah sebagai berikut.

Fasilitas yang tersedia :

* Kantin / cafetaria

* Wifi gratis di tempat tertentu 

* Ruang khusus disabilitas

* VIV Royal Room

* Mushola

* Klinik

* Smoking Area

* Ruang karaoke, ruang lesehan ekonomi dan ruang keluarga

* Toilet.

Itu beberapa fasilitas yang terdapat di kapal feri eksekutif Portlink III, semua gratis kecuali untuk kantin atau cafetaria nya yang bayar. Kalau untuk kapal yang satunya lagi aku kurang tahu yah, soalnya belum pernah sih.

Yah itu tadi sedikit ulasanku mengenai fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan jika kalian ingin menggunakan kapal jenis ini, terutama bagi keluarga atau rombongan yang hendak berpergian dari dan menuju pulau Jawa dan Sumatra, banyak pilihan kapal feri yang digunakan, namun salah satunya kapal feri eksekutif ini, semoga perjalanan menjadi lancar dan selamat sampai tujuan, apalagi ditambah dengan suguhan pemandangan laut yang luas dan cantik disepanjang selat Sunda ini.


Salam Santun.







20 komentar:

  1. Apa cuma saya nih yang belum pernah naik kapal air? 😅 Ngomong-ngomong, jumlah maksimal penumpang kapalnya berapa mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh jadi blom pernah naik kapal laut yakk 😁😂 bwehubung nie kapalnya gede banget.. Sy jg kurang ngerti brp jmlhh maksimal nya.. Yg jelas aja di bagian dek kapal bisa nampung mobil besar sprti bus dan truk.. Jg mobil pribadi dan motor yg lumayan banyak loh... Pokoknya gueede banget sih.. Seribu org bs mungkin lbh.. Tp kan dicari aman dan nyamannya biar selamat... Gak asal narik penumpang aja.




      Hapus
    2. Maklum saya orangnya tinggal dipegunungan 😂

      Hapus
    3. Wk wk manusia gunung doonk 😁😁😂

      Hapus
  2. Terakhir naik kaoal laut itu pas dari Balikpapan ke jawa...sudah itu, sudah ga pernah lagi karena sudah menetap di jawa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari Balik Papan ke Jawa lymayan jauh tuh... Apa berhari" atau gmn yah... Sy sering bngt gunain kapal laut kalau menuju Jakarta atau pulau Jawa... Tp cm sebentar sj sekitar 2 atau 3 jam saja... Gak pernah lbh dr itu... Thx dh mampir. 😀🙏

      Hapus
  3. Aku pernah naik farry dari Bali ke Pelabuhan Lembar, Lombok. Sekali jalan makan waktu 5 jam kira2. Lama hahaha untung ada lagunya jadi ga bosa. Lupa dulu tiketnya berapa kayaknya per orang 23K deh tahun 2012. Nah kalo ferry eksekutif aku belum pernah tuh. Bagus ya kan masih baru. Komplit juga fasilitasnya. Kapan2 ah coba :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Nurul ni msh baru.. Tp cmn rute lampung ( Sumatra) dan Merak aja sih... Blom ke daerah lainnya kayaknya... Dan lmyn singkat perjalanannya.. Thx dh mampir mba Nurul. 😀🙏

      Hapus
  4. mewah kelihatan ferry-nya…..mantul

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Tanza mmg fasilitasnya lmyn lengkap. Ya emg ga semewah kpl pesiar..tp nyaman... bersih dan adem... Thx yah 😊🙏

      Hapus
  5. sayangnya waktu dulu jaman masih kelas 3 SD mau nyebrang ke lampung gak ada kapal kayak begini. kalaupun ada kapal begitu naik macem orang lebaran aja dimana2 orang bawa dus dan tas besar2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbaak... Sampe sekarg jg msh ada kok yg model gt... Itu yg kapal feri biasa... Yg eksekutif lmyn teratur penumpangnya..gak bejubel 😁😁

      Hapus
  6. wah gak berani naik kapal lagi saya buk....mual mual hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh suka mabuk laut yahhh... Mungkin karena gak biasa kena angin laut yaahh... Mnm obat mual aja buat persiapan kl naik kapal laut 😁😂

      Hapus
  7. Wahh kayaknya asyik juga nih mbak naik Fery menyeberangi selat Sunda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tul bgt nih... Kalo biasanya naik pesawat.. Sesekali cb naik kapal feri kalo ke Sumatra... Liat pemandangan laut di selat sunda dan ngerasain naik feri...

      Hapus
  8. Belum pernah naik kapal, tapi nanti liburan rencana mau ke Jakarta naik kapal. Nice info mbak. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Rizki... Coba deh lmyn nyingkat waktu kok.... Thx yahh. 😀🙏

      Hapus
  9. berkali2 ngajakin suami ke lampung naik mobil trud nyebrang ferry, tp dia ttp aja blm nemuin waktu yg pas. padahal pgn sesekali nyobain naik ferry. aku blm prnh :D.penasaran rasanya kayak apa. ngerasain angin laut, berdiri di dek kapal hahahaha... impian bgt itu. sbnrnya kalo ferry di LN aku pernh cobain.pas di jepang. tp kan beda rasanya pasti ama kapal di negara sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih mba Fanny. Biar gak seindah dan swkeren kapal pesiar ato titanic.. Lymayanlah dari pada lumanyun hi hi 😁😁

      Hapus