Tanda Cinta Buat Ibu - HENIAJAA.COM
logo heni

Tanda Cinta Buat Ibu

Mother how are you today.... Here is a note from your daughter... With me everything is ok.... Mother how are u today.....

Sepenggal lagu lama itu bikin aku teringat memori masa laluku tentang ibu..kadang suka membantah karena mempertahankan apa yang menurut pendapatku benar, tapi ga juga terlalu sering siih  πŸ˜Š, sedikit keras kepala, namun tetap juga ada rasa bersalah dan penyesalan setelahnya.

ibu
Kumpul bersama.Dok pribadi
Padahal semasa kecil aku masih ingat banget, aku tuh termasuk anak yang manis, ga bandel sama sekali, bisa bermain sepuasnya bareng temen,  bisa makan apa saja yang aku mau,  bisa beli apa yang aku mau.
Memang sih keluargaku bukan tergolong keluarga yang berlebihan,  tapi  juga tak kekurangan. Aku bersyukur banget bisa terpenuhi apa yang aku mau, dan semuanya karena ibu. 

Ibuku adalah seorang single parent, bapak dan ibu sudah lama berpisah saat aku masih kecil banget,  barangkali saat itu aku masih kelas 2 sd.  Tapi ibu memutuskan untuk tidak menikah lagi,  dan begitu juga dengan bapak. Namun bapak sudah lama wafat, kami anak-anaknya masih sempat bertemu dengan bapak saat bapak masih ada. Itu secuil memori yang masih terekam jelas di otakku. Semoga saja bapak tenang di sana... Amiin. 

Aku masih ingat di kala  ku masih kecil ibu selalu membelikan kami jajan atau cemilan saat beliau pulang kerja,  dulu beliau pernah bekerja disalah satu bank pemerintah sampai akhirnya pensiun.

ibuku
Reuni bareng teman. Dok pribadi
Aku ingat banget ibu tuh sering sekali membeli biskuit kaleng yang pada saat itu ngetop banget, aah... ga usah disebut merknya yaa  πŸ˜„.
Ibu selalu berusaha memenuhi kebutuhan dan kecukupan gizi buat ke empat anaknya. Beliau perhatian sekali dan selalu memastikan kebutuhan anak-anaknya. 

Aku juga masih ingat  disaat kami  kecil barangkali saat itu kami masih di bangku sd, ibu kadang mengajak kami terutama aku berdua kakak perempuanku ke pasar tradisional, sementara ibu masuk ke dalam pasar yang becek dan lembab untuk mencari sayuran dan lauk pauk, sedangkan aku berdua kakak menunggu di luar pasar di tempat yang bersih dan kering, saat itu mall masih blom ada, walaupun ada masih jarang banget. 

Ibu tak lupa membelikan kami jajanan pasar pada waktu itu seperti cenil, tiwul dan kue lupis. Dan demi anak-anaknya ibu rela menerobos pasar yang lembab dan padat untuk membelikan jajanan pasar kesukaan kami. Sweet banget ya perhatian ibu  πŸ˜Š.

Selalu membelikan kami susu bubuk dengan merk yang cukup ngetop pada masanya, aku biasanya suka mengendap-endap untuk mencuri susu bubuk karena rasanya yang manis dan gurih,  duuh jangan ditiru ya kelakuanku disaat kecil . Ibu juga ingin selalu kami bisa minum susu, mencukupi kebutuhan gizi ke empat anak-anaknya, dan ternyata sampai saat ini masih ada produk susu tersebut 😁.

Kalo pulang kerja biasanya beliau membelikan kami permen coklat,  saat itu permen coklat gambar ayam jago dan bentuk payung ngetop banget. Pokoknya kami tuh anak-anaknya  tak pernah kekurangan deh. Kami jauh lebih beruntung dibandingkan dengan anak-anak tetangga lainnya, walaupun gak juga berlebihan.

Kebetulan ibu memiliki empat orang anak, kakakku tertua cowok dan ke tiga adiknya cewek,  saat semasa kami kecil,  ibu sering kali membelikan kami pakaian yang modelnya mirip artis film yang sedang ngetopnya saat itu 😁 wk wk.  Biasanya ibu  membeli jadi pakaiannya atau nggak ibu membeli bahannya dan dibuatkan di penjahit langganan kami buat mencontoh modelnya. Saat itu sih gaya seperti itu sudah ngetop banget looh.

Kami sebagai anak perempuan selalu memiliki baju kembar,  hanya saja berbeda warna. Saat itu sih seneng banget karena baju kami bagus-bagus dan ga ketinggalan jaman,  selalu mengikuti mode yang sedang berkembang...pada masanya πŸ˜ƒ ha ha. Lambat laun setelah kami besar dan beranjak remaja, kami tak lagi memiliki baju seragam alias baju kembaran lagi, soalnya selera kami sudah berbeda.

Itu sih saat aku masih sekolah dasar,  bahkan saat sekolah menegah pertama dan sekolah menengah atas pun ibu masih tetap menuhi kebutuhan ke empat anaknya. Saat sd ibu selalu membelikan kami majalah yang saat itu sudah ngetop banget,  seperti majalah bobo,  hai, album cerita ternama, bahkan beberapa majalah lainnya.
Saat kami smp dan sma ibu juga sering banget memberikan kami uang jajan disekolah. Kebanyakan uangnya kami belikan novel atau buku cerita.

Saat kami sma ibu juga berlangganan majalah remaja yang saat itu ngetop banget buat kami anak-anak perempuannya, seperti majalah gadis,  aneka dan mode. Entahlah apakah sampai sekarang masih ada atau tidak majalah itu di pasaran,  sepertinya sih sudah serba online semua keberadaan majalah-majalah tersebut. 

Kami tuh bersyukur banget karena ibu selalu memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Kami juga gak pernah ketinggalan berita karena saat itu majalah dan koran adalah salah satu informasi yang ada sebelum handphone menjamur seperti saat ini. Hobi membaca, itulah yang kami rasakan saat itu, walaupun bukan bacaan yang berat.

Bahkan saat kami sudah beranjak dewasa ibu tetap berlangganan koran buat kami seperti tabloid nova,  kompas dan beberapa tabloid lainnya. Kalau di fikir - fikir barangkali sudah menumpuk tuh jika dikumpulkan. 

Ibuku sebenarnya orang yang cukup keras dan disiplin, namun  karena cukup keras, terkadang anak-anaknya suka beradu argument, biasanya aku juga sering banget berbeda pendapat dengan beliau.

Sebenarnya maksud beliau tuh baik, hanya saja karena terbiasa mandiri, sehingga ucapan beliau cukup keras, biasanya orang yang sering melindungi kami adalah nenek, biasanya nenek sering menasehati kami untuk tidak membantah ibu. 

Dulu tuh aku tak pernah kepikiran kalau ibuku sudah bekerja sangat keras demi anak-anaknya, buat pendidikan, sandang, pangan dan papan. Ibuku tuh sangat tangguh orangnya sebagai seorang single parent, kuaat banget. 

Sebetulnya sih aku tergolong bukan seorang anak manja alias anak mami, aku tuh tergolong anak yang sedikit tertutup, bahkan hingga saat ini pun aku masih seperti itu. Aku jarang banget cerita tentang suka duka keluarga kecilku pada ibu, karena  aku nggak mau menambah beban fikiran beliau, itu prinsipku. 

Aku sampai saat inipun belum bisa memberikan beliau kebanggaan sebagai seorang anak, belum bisa membalas jasa beliau, bahkan belum bisa membahagiakan beliau. 

Masih banyak banget kesalahan yang sudah aku perbuat. Semoga saja diusia senjanya, Ibu selalu diberi kesehatan dan keselamatan dunia akhirat.
Hanya sepenggal doa dari aku buat ibu yang sudah membesarkan kami hingga saat kami dewasa. Semua kesalahan yang selama ini pernah aku buat, semoga saja  ibu bisa memaafkan.

Tak banyak rangkaian kata yang bisa aku ungkapkan buat ibu, juga tak ada puisi puitis buat ibu, hanya tulisan sederhana ini saja yang bisa aku persembahkan buat mengenang semua pengorbanan ibu.. Bahkan kata-kata manispun aku tak  pandai menuliskannya....Tapi ibu selalu ada didalam hatiku...😊. 



Salam santun.

9 Responses to " Tanda Cinta Buat Ibu"

  1. Setiap kali baca cerita soal ibu, selalu ikut terharu. Selamat hari ibu untuk ibunya mba ya, dan untuk semua ibu yang ada :D semoga sehat dan bahagia~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pagiii.... Iya makasih yaah,, salam dan selamat hari ibu juga buat ibunya mbak.. 😊

      Delete
  2. Ibu memang yang terbaik yaa, merawat kita dari kecil bahkan sejak dalam kandungan. semoga sehat selalu untuk ibu nya ya mbaa.. Amiinn..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak.. Gitu juga dengan ibunya mbak.. Sehat dan bahagia selalu 😊

      Delete
  3. Ibu? kaulah embun pagi penyejuk hatiku, setiap bulir keringatmu akan selalu ku kenang sekarang dan selamanya. terima kasih ibu sudah melahirkanku kedunia, membesarkanku, dan merawatku dengan penuh cinta.



    Ku berjanji, aku akan selalu berbakti padamu, semoga kau ibu ? selalu mendapatkan perlindungan darinya, umur panjang, serta kesehatan.




    ReplyDelete
    Replies
    1. Siang mba Tity... Selamat hari ibu juga buat ibunya mbak Tity... Semoga selalu dalam perlindunganNya dan diberi kesehatan dan kebahagiaan selalu.. Thks yaa 😊

      Delete
  4. Terharu saya bacanya😭, terbayang juga dengan perjuangan orangtua, dan saya masih belum bisa kasih kebanggaan buat mereka.
    Berharap mereka dikasih kesehatan dan kebahagiaan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak... Suka syediih. Masih banyak salahnya 😭 soalnya..

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel